Tampilkan postingan dengan label Organisasi Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Organisasi Kehidupan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 September 2012

Jaringan Pada Tumbuhan



I. Jaringan Meristem:
Jaringan Meristem yaitu jaringan dengan sel penyusunnya bersifat embrional.
Jaringan Meristem pada ujung batang, kambium,  ujung akar

    1)     Berdasarkan Letak, jaringan meristem dibedakan:
a) Meristem Apikal : terdapat pada ujung akar dan ujung batang
b) Meristem Interkalar: pada pangkal ruas batang rumput
c) Meristem Lateral : letaknya disamping, contohnya kambium
    2)      Berdasarkan Asal, jaringan meristem dibedakan:
a) Meristem Primer: dari sel embrional, seperti lembaga
b) Meristem Sekunder: dari jaringan dewasa, seperti kambium

II. Jaringan Dewasa:
Jaringan dewasa ialah jaringan diferensiasi dan spesialisasi dari jaringan meristem.

Jaringan Epidermis
    1)      Epidermis: jaringan terluar, penutup seluruh tubuh,  
a) Jaringan Epidermis Daun: permukaan atas dan bawah daun,
b) Jaringan Epidermis Batang: permukaan batang,
c) Jaringan Epidermis Akar: sebagai pelindung, terjadi difusi dan osmosis.

    2)    Parenkima: terdapat dari epidermis hingga ke empulur, disebut juga jaringan dasar, untuk Parenkima yang berklorofil dinamakan Klorenkima.

Jaringan Xilem dan Floem
    3)      Floem:menyalurkan zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. 
    4)      Xilem: menyalurkan air dan mineral dari akar menuju daun.
Jaringan Kolemkima
    5)    Jaringan Penguat: berfungsi untuk memperkokoh tubuh, tediri dari:
a) Kolemkima: jaringan hidup, penyokong tumbuhan  muda,
b) Sklerenkima: tediri dari sel-sel mati, penguat tumbuhan dewasa.
Jaringan Periderma
     6)    Jaringan Gabus/periderma: jaringan pelindung sekunder, pelindung dari kehilangan air.

Sumber : Istamar, dkk. 2004. Biologi untuk SMA kelas XI. Erlangga. Jakarta. dan gambar dari Google Images


Artikel Organisasi Kehidupan
No
ORGANISASI KEHIDUPAN
Penulis
01
M. Alif R
02
Nur Afni Mafi L
03
Semiyanto
04
Semiyanto
05
Semiyanto
06
Semiyanto

Minggu, 19 Agustus 2012

Jaringan Pada Hewan

 1.      Jaringan Epitelium: yaitu jaringan penutup permukaan tubuh 

     a.      Epitelium Sederhana 
        1)      Pipih ( squamous ): pada kapiler darah, alveolus. 
        2)      Kubus ( cuboidal ) : pada kelenjar tiroid dan ginjal. 
        3)      Batang ( silindris ) : pada usus dan kandung empedu 

     b.      Epitelium Berlapis 
        1)      Pipih Berlapis : pada vagina dan esovagus. 
        2)      Kubus Berlapis : pada kelenjar keringat, ovarium. 
        3)      Batang Berlapis: pada uretra pria 
        4)      Transisional: pada kandung kemih

Jaringan Epitel pada Hewan
2.      Jaringan Ikat: yaitu jaringan penghubung atau penyambung 

 a.    Jaringan Ikat Sejati 
     1)   Jaringan Ikat Padat: pada dermis dan tendon. 
     2)  Jaringan Ikat Longgar: pada epithelium kapiler

  b.    Jaringan Ikat Khusus 
     1)   Tulang 
        a)  Tulang Rawan: pada daun telinga dan cuping hidung. 
        b)  Tulang Sejati  : pada rangka 
     2)   Jaringan Pengangkut 
        a)    Darah: plasma darah (cair), eritrosit, leukosit, trombosit. 
        b)   Cairan limfa atau getah bening

Jaringan Ikat pada Hewan
 3.     Jaringan Otot 
     a.       Otot Polos: pada alat dalam seperti lambung, usus, dan pembuluh darah
     b.   Otot Rangka: pada bisep, trisep, lidah, bibir, kelopak mata.
     c.   Otot Jantung : terdapat pada jantung. 

Jaringan Otot pada Hewan
4.     Jaringan Saraf
     a.   Neuron Sensori: membawa rangsang dari indra ke saraf pusat
     b.   Neuron Motorik: rangsang dari saraf pusat ke organ efektor
     c.   Neuron Asosiasi / Penghubung / Konektor: penghubung 2 neuron


A. Sel saraf Motoris, B. Sel Saraf Sensoris, dan C. Sel Saraf Penghubung

Sumber:
Istamar, dkk. 2004. Biologi untuk SMA kelas XI. Erlangga. Jakarta.
gambar dari Google Images

Artikel Organisasi Kehidupan

No
ORGANISASI KEHIDUPAN
Penulis
01
M. Alif R
02
Nur Afni Mafi L
03
Semiyanto
04
Semiyanto
05
Semiyanto
06
Semiyanto

Rabu, 20 Juni 2012

Struktur Sel Pada Organisme Eukariotik


(1) Pengelompokkan Organisme, menurut Robert H Whittaker (1969), organisme dikelompokkan menjadi lima kingdom, yaitu: Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia. Kingdom Monera termasuk Organisme dengan sel Prokariotik, sedangkan Kingdom Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia termasuk Organisme dengan sel Eukariotik.

(2) Sel merupakan:
a.       Unit terkecil penyusun mahluk hidup (structural)
b.      Unit fungsional mahluk hidup untuk menjalankan fungsi kehidupan
c.       Sel mengandung materi genetik yang dapat diwariskan
d.      Setiap sel dapat melakukan kehidupan

Contoh Organisme dengan Struktur Sel Eukariotik

 (3) Struktur Sel Eukariotik, contohnya pada Sel Hewan dan Sel Tumbuhan
  1. Membran Plasma: berfungsi untuk melindungi isi sel, mengatur keluar masuknya molekul dan sebagai reseptor ( penerima ) rangsangan dari luar sel.
  2. Sitoplasma: berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan kimia dan tempat pertukaran zat berupa pembongkaran dan penyusunan zat-zat melalui reaksi-reaksi kimia.
  3. Nukleus: berfungsi sebagai pengendali seluruh kegiatan sel, pengatur pembelahan sel dan pembawa informasi genetic.
  4. Sentriol: dapat dilihat ketika sel membelah, berfungsi membentuk benang spindle, dan menarik kromosom ke kutub.
  5. Retikulum Endoplasma: banyak tedapat pada sel kelenjar, berfungsi menampung protein, mensitesis lemak, menetralkan racun, dan transportasi molekul antar sel.
  6. Ribosom: mensintesis protein.
  7. Kompleks Golgi ( pada hewan ) atau Diktiosom ( pada tumbuhan ), berfungsi mereaksikan protein dengan glioksilat, sehingga terbentuk glikoprotein untuk dibawa ke luar sel.
  8. Lisosom: berisi enzim lisozim yang berfungsi dalam pencernaan intra / dalam  sel.
  9. Badan Mikro: terdiri dari Peroksisom ( pada hewan ) dan Glioksisom ( pada tumbuhan ), Peroksisom mengandung enzim Katalase yang menguaikan hydrogen peroksida ( H2O2 ) menjadi Oksigen dan Air. Glioksisom mengandung enzim Katalase dan Oksidase untuk proses metabolisme lemak.
  10. Mitokondria: tempat menghasilkan energi ( ATP ).
  11. Mikrotubulus dan Mikrofilamen: berperan dalam pergerakan sel.
 Sel Hewan                                                     Sel Tumbuhan

4. Perbandingan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

No
Bagian Sel
Sel Tumbuhan
Sel Hewan
(1)
Dinding Sel
v
-
(2)
Membran Plasma
v
v
(3)
Organel Sel



a
Nukleus ( inti sel )
v
v
b
Retikulum Endoplasma (RE)
v
v
c
Ribosom
v
v
d
Badan Mikro Peroksisom
Glioksisom                        
v
v
v
-
e
Komplek Golgi (hewan) atau Diktiosom               
-
v
v
-
f
Mitokondria
v
v
g
Lisosom
-
v
h
Sentriol
-
v
i
Plastida
v
-
(4)
Vakuola
v
Kecil/tak ada
Keterangan: V = mempunyai,  -  = tidak mempunyai

Sumber:
Istamar, dkk. 2004. Biologi untuk SMA kelas XI. Erlangga. Jakarta.
Gambar dari Google Images

Artikel Organisasi Kehidupan

No
ORGANISASI KEHIDUPAN
Penulis
01
M. Alif R
02
Nur Afni Mafi L
03
Semiyanto
04
Semiyanto
05
Semiyanto
06
Semiyanto