Tampilkan postingan dengan label Gaya-Tekanan-Gerak-Energi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya-Tekanan-Gerak-Energi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Juni 2012

Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)


1. Definisi Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)
Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) didefinisikan sebagai: (1) gerak suatu benda dimana dalam selang waktu yang sama mengalami perubahan kecepatan (bisa bertambah atau berkurang) yang sama. (2) gerak suatu benda yang mengalami percepatan tetap.

2. Definisi Percepatan
Percepatan menyatakan laju perubahan kecepatan, atau menyatakan perubahan kecepatan per satuan waktu. Percepatan sebuah benda ditentukan dengan membandingkan perubahan kecepatan benda tersebut terhadap waktu yang dibutuhkan untuk melakukan perubahan kecepatan itu.














Contoh Soal
Tiga buah pesawat (A, B, dan C) mula-mula bergerak dengan kecepatan yang sama 20 m/s. Setelah 1 sekon pesawat A bergerak dengan kecepatan 30 m/s, pesawat B bergerak dengan kecepatan 50 m/s, dan pesawat C bergerak dengan kecepatan 40 m/s. Tentukanlah besar percepatan masing-masing pesawat!

Diketahuiv0 = 20 m/s,  vA = 30 m/s, vB = 50 m/s, vC = 40 m/s, dan t = 1 s
DitanyaaA = .... ?, aB = .... ?, aC = .... ?


3. Perbedaan Percepatan dan Perlambatan
A. Percepatan
Bila percepatan suatu benda searah dengan kecepatannya, maka kecepatan benda tersebut akan semakin besar, berarti gerak benda semakin cepat. Percepatan semacam ini disebut percepatan positif. lazim disebut percepatan.
B. Perlambatan
Bila percepatan suatu benda berlawanan arah dengan kecepatannya, berakibat kecepatan benda tersebut akan semakin kecil. Gerak benda semakin lambat. Percepatan semacam ini disebut percepatan negatif. Percepatan negatif lazim disebut perlambatan.

4. Macam-macam Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)












I. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) dipercepat, Contoh gerak benda yang jatuh bebas. Gerak jatuh bebas mengalami percepatan oleh gravitasi sehingga kecepatannya semakin besar.
II. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) diperlambat, Contoh  gerak benda yang kita lempar vertikal ke atas.  Gerak vertikal ke atas mengalami perlambatan oleh gravitasi, karena itu kecepatannya semakin kecil.

Hasil ketikan ticker timer pada Percobaan GLBB


Grafik kecepatan terhadap waktu untuk:

















Sumber:
Gambar dari Google Images
Teguh Sugiyarto, dkk. 2008. BSE IPA klas 7. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional
Anni Winarsih , dkk. 2008. BSE IPA klas 7. Semarang: Departemen Pendidikan Nasional
Wasis, dkk. 2008. BSE IPA klas 7. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional

Artikel Gaya, Tekanan, Gerak, dan Energi

No
GAYA, TEKANAN, GERAK, DAN ENERGI
Penulis
01
Maghfiroh
02
M. Intan H
03
Sri Wahyuningsih
04
M. Fudloli
05
Semiyanto
06
Semiyanto
07
Semiyanto
08
M. Badrus S

Senin, 14 Mei 2012

Gerak Lurus

1. Jarak dan Perpindahan


Jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh oleh suatu benda. Sedangkan Perpindahan merupakan jarak dan arah dari kedudukan awal ke kedudukan akhir atau selisih kedudukan akhir dengan kedudukan awal. Jarak merupakan besaran skalar, sedangkan perpindahan merupakan besaran vektor






2. Kecepatan dan Kelajuan
Spedometer, pengukur kelajuan
Kecepatan adalah perubahan posisi atau kedudukan selama selang waktu tertentu, memiliki besar dan arah. Sedangkan Kelajuan adalah perubahan jarak terhadap posisi awalnya dalam suatu selang waktu tertentu tanpa memperhatikan arahnya.

Contoh soal: Andi berlari 5 m/s ke arah timur. Hitunglah: Kelajuan dan Kecepatannya. 

Jawab: Kelajuan Andi  5 m/s, dan kecepatan Andi 5 m/s ke timur.



Contoh soal: Anto bersepeda menempuh jarak 180 meter, membutuhkan waktu 30 sekon. Berapakah kelajuan sepeda tersebut?



3. Percepatan
Suatu benda akan mengalami percepatan apabila benda tersebut bergerak dengan kecepatan yang tidak konstan dalam selang waktu tertentu. Misalnya, ada sepeda yang bergerak menuruni sebuah bukit memiliki suatu kecepatan yang semakin lama semakin bertambah selama geraknya. Gerak sepeda tersebut dikatakan dipercepat. Jadi percepatan adalah kecepatan tiap satuan waktu. Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut.

Contoh Soal: Sebuah bus kota pada detik pertama bergerak dengan kecepatan 7 m/s. Pada detik kedua kecepatannya menjadi 9 m/s. Berapakah percepatan rata-rata bus kota tersebut?













Sumber:
Gambar dari Google Images
Teguh Sugiyarto, dkk. 2008. BSE IPA klas 7. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional
Anni Winarsih , dkk. 2008. BSE IPA klas 7. Semarang: Departemen Pendidikan Nasional
Wasis, dkk. 2008. BSE IPA klas 7. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional

Artikel Gaya, Tekanan, Gerak, dan Energi

No
GAYA, TEKANAN, GERAK, DAN ENERGI
Penulis
01
Maghfiroh
02
M. Intan H
03
Sri Wahyuningsih
04
M. Fudloli
05
Semiyanto
06
Semiyanto
07
Semiyanto
08
M. Badrus S

Sabtu, 12 Mei 2012

Gerak Benda


A. Benda bergerak bila posisi atau kedudukannya berubah dibandingkan dengan sesuatu yang dianggap diam. Sesuatu yang dianggap diam dan digunakan sebagai pembanding disebut titik acuan.

Kereta Api bergerak terhadap Stasiun

B. Pengertian Gerak dan Titik Acuan
Gerak menyatakan perubahan posisi atau kedudukan terhadap titik acuan. Sedangkan Titik acuan adalah sesuatu yang dianggap diam  dan digunakan sebagai pembanding. Contoh: Seorang penumpang kereta api dikatakan bergerak terhadap stasiun, karena terjadi perubahan kedudukan antara kereta api terhadap stasiun. Tetapi dia diam terhadap teman duduknya dalam kereta api, meskipun kereta-apinya bergerak.

C. Macam-macam Gerak
Menurut Lintasannya gerak dibedakan menjadi tiga, yaitu: (1) Gerak Lurus, adalah gerak suatu benda yang lintasannya berupa garis lurus, contohnya: gerak lomba lari pada lintasan garis lurus. (2) Gerak Melingkar, adalah gerak suatu benda yang lintasannya berupa lingkaran, contohnya gerak permainan bianglala. (3) Gerak Parabola, adalah gerak suatu benda yang lintasannya berupa garis lengkung, contohnya: gerak bola yang dilempar melambung seolah membentuk garis lengkung.

Gerak lurus, melingkar, dan parabola
 Sumber:
Gambar dari Google Images
Teguh Sugiyarto, dkk. 2008. BSE IPA klas 7. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional
Anni Winarsih , dkk. 2008. BSE IPA klas 7. Semarang: Departemen Pendidikan Nasional
Wasis, dkk. 2008. BSE IPA klas 7. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional

Artikel Gaya, Tekanan, Gerak, dan Energi

No
GAYA, TEKANAN, GERAK, DAN ENERGI
Penulis
01
Maghfiroh
02
M. Intan H
03
Sri Wahyuningsih
04
M. Fudloli
05
Semiyanto
06
Semiyanto
07
Semiyanto
08
M. Badrus S

Jumat, 12 Agustus 2011

Pesawat Sederhana

Pesawat sederhana adalah alat-alat yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan. Pesawat ada dua macam,  yaitu pesawat sederhana dan pesawat rumit. Pesawat sederhana merupakan peralatan yang dibuat  sangat praktis dan mudah digunakan. Pembuka tutup botol, gunting, resleting, dan tang merupakan beberapa contoh pesawat sederhana. Pesawat rumit terdiri atas beberapa  pesawat sederhana. Contohnya komputer, mobil, dan sepeda. Ada 3 jenis pesawat sederhana, yaitu bidang miring, tuas, dan katrol.

1. Bidang Miring
Bidang Miring

Bidang miring merupakan bidang datar yang diletakkan miring terhadap lantai, digunakan untuk memindahkan sebuah benda  ke ketinggian tertentu. Contohnya dongkrak mobil mekanik, paku ulir, dan baut.


2. Tuas
Contoh tuas

Tuas adalah alat yang digunakan untuk mempermudah mengungkit beban. sistem kerja tuas ada 3 yaitu, titik tumpu, kuasa dan beban. Titik tumpu adalah bagian yang berada di antara beban dan kuasa. Kuasa adalah gaya yang diberikan untuk mendorong tuas. Beban adalah benda yang akan dipindahkan. Perbandingan antara beban dan kuasa adalah sama dengan perbandingan antara lengan kuasa dan lengan beban.


Berdasarkan pada sistem kerjanya, tuas dibedakan menjadi 3:
       a. Tuas Jenis Pertama

Tuas Jenis Pertama
Tuas yang titik tumpunya terletak diantara titik kuasa dan titik beban. Tuas jenis ini bekerja dengan memperbesar gaya
yang diberikan. Contohnya gunting, tang, dan palu cakar. 

b. Tuas Jenis Kedua
Tuas Jenis Kedua

Tuas yang bebannya terletak di antara titik kuasa dan titik tumpu. Tuas jenis kedua juga bekerja dengan cara memperbesar gaya. Contohnya gerobak dorong, pemecah kemiri, dan pembuka tutup.

c. Tuas Jenis Ketiga
Tuas Jenis Ketiga

Tuas yang titik kuasanya terletak di antara titik tumpu dan titik beban. Tuas jenis ketiga bekerja dengan cara memperbesar gerakan. Contohnya pinset, penjepit, roti, staples, dan sumpit.


3. Katrol
Katrol Tunggal Tetap, Katrol Tunggal Bergerak dan Katrol Ganda
Katrol merupakan pesawat sederhana berupa roda yang dikelilingi rantai atau tali. Katrol berfungsi untuk membelokkan gaya sehingga berat beban tetap sama dengan gaya kuasanya tetapi dapat dilakukan dengan mudah.katrol juga memiliki kuasa, beban, dan titik tumpu. Katrol dibedakan menjadi 3, katrol tunggal tetap, katrol tunggal bergerak, dan katrol takal.


a. Katrol Tunggal Tetap
Keuntungan mekanis katrol jenis tunggal ini sama dengan 1. Hal ini dikarenakan perbandingan antara lengan beban dan lengan gaya sama dengan 1.





b. Katrol Tunggal Bergerak
Titik C merupakan titik tumpu katrol, AC adalah lengan beban dan BC adalah lengan gaya.Katrol jenis ini mempunyai keuntungan mekanis 2, artinya perbandingan antara berat beban dan gaya sama dengan 2.
                     


c. Katrol Takal / Ganda
Takal adalah katrol majemuk yang terdiri atas katrol tetap dan katrol bergerak. Takal dapat menggunakan dua, tiga atau empat katrol. Keuntungan mekanik tergantung pada jumlah tali yang menanggung beban.

Di susun oleh:  Muhammad Fudloli,  IX I,  SMP Negri 1 Adiwerna, 2011

Sumber :
- BSE IPA kelas VIII Saeful Karim, dkk. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.
 - BSE IPA kelas 8. Agus Krisno, dkk. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.
- BSE IPA kelas 8 Wasis, Sugeng Yuli Irianto. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

Artikel Gaya, Tekanan, Gerak, dan Energi

No
GAYA, TEKANAN, GERAK, DAN ENERGI
Penulis
01
Maghfiroh
02
M. Intan H
03
Sri Wahyuningsih
04
M. Fudloli
05
Semiyanto
06
Semiyanto
07
Semiyanto
08
M. Badrus S